Langsung ke konten utama

9 Angkringan Malang Terpopuler dengan Rating Tertinggi, Wajib Coba!

Malam di Malang punya sensasi tersendiri. Udara sejuknya yang menusuk tulang justru bikin kita mencari kehangatan, bukan hanya dari jaket tebal, tapi juga dari semangkuk sate dan secangkir wedang. 

Di sinilah angkringan-angkringan muncul seperti pahlawan, menawarkan pelarian murah meriah dengan rasa yang menggetarkan hati. Bukan sekadar tempat makan, angkringan di Malang adalah ruang nongkrong, tempat bercengkerama, dan surga kuliner bagi para mahasiswa serta pelancong. 

Angkringan Malang Terpopuler dengan Rating Tertinggi, Wajib Coba!

Jika kamu ingin merasakan denyut nadi kuliner Malang yang sesungguhnya, berikut sembilan angkringan dengan rating tertinggi yang sayang untuk dilewatkan.

9 Angkringan Malang Terpopuler dengan Rating Tertinggi, Wajib Coba!

1. Angkringan Sewwu: Sentuhan Jogja di Sudut Blimbing

Ingin merasakan nuansa angkringan ala Jogja tanpa harus keluar dari Malang? Angkringan Sewwu di Jalan Borobudur, Blimbing, bisa jadi pilihannya. Dengan rating 4.3, tempat ini menawarkan beragam sate-satean klasik seperti sate sosis, bakso, dan telur puyuh. Andalan lainnya adalah nasi bakar dengan porsi yang terkenal besar namun harganya tetap bersahabat. Cocok untuk kamu yang ingin kenyang tanpa menguras kantong.

2. Angkringan Cak Tomo: Legenda dengan Sambal Bawang yang Melegenda

Sudah berdiri sejak 2017, Angkringan Cak Tomo di Jalan MT Haryono Gang XI Nomor 543 adalah legenda bagi banyak mahasiswa. Dengan rating 4.6, daya tarik utamanya justru terletak pada penyimpangan dari rasa manis khas angkringan pada umumnya. Di sini, cita rasa cenderung asin dan yang paling dicari adalah sambal bawangnya yang terkenal. Meski bersembunyi di dalam gang, rasa autentiknya selalu berhasil menarik pengunjung.

3. Angkringan Blangkon: Nongkrong Berirama dengan Live Music

Kalau angkringan biasa membuatmu bosan, Angkringan Blangkon menawarkan pengalaman berbeda. Di sini, santapanmu akan diiringi alunan live music yang menciptakan atmosfer santai dan menyenangkan. Tidak heran ratingnya mencapai 4.7. Menu andalannya adalah perpaduan sempurna nasi bakar dan wedang jahe, kombinasi ideal untuk menghangatkan badan di malam Malang yang dingin.

4. Angkringan Jogja Galunggung: Rasa Jogja Asli yang Tak Terkalahkan

Dengan rating 4.7 dari lebih dari 130 ulasan, Angkringan Jogja Galunggung adalah bukti nyata bahwa cita rasa asli Jogja sangat dicintai di Malang. Tempat ini ramai oleh pengunjung yang ingin menikmati nasi ayam suwir atau nasi sambal tongkol sambil lesehan. Keunggulan lainnya adalah kemudahan akses; kamu bisa memesannya melalui aplikasi ojek online, solusi tepat untuk kaum mager yang ingin menikmati rasa autentik tanpa perlu ribet.

5. Angkringan Merjosari: Strategis, Murah, dan Nyaman untuk Nongkrong

Lokasi strategis di Jalan Mertojoyo Selatan Nomor 10c, dekat BRI Merjosari, membuat angkringan ini selalu ramai. Dengan rating 4.6, Angkringan Merjosari menawarkan harga yang sangat terjangkau, mulai dari tiga ribu rupiah saja. Tempat duduk lesehan yang luas mendukung suasana nongkrong yang nyaman bersama teman-teman, membuatnya menjadi titik kumpul yang populer.

6. Angkringan Malioboro Cak Rachmat: Surganya Sate dan Nasi Kucing

Berkat rating 4.7 dan ulasan positif dari 80 lebih pengunjung, Angkringan Malioboro Cak Rachmat di Jalan Taman Raden Intan, Blimbing, layak masuk daftar kunjunganmu. Tempat ini adalah surga bagi pencinta sate-satean, baceman, dan tentu saja, nasi kucing. Dengan harga yang tetap terjangkau, kamu bisa memanjakan lidah dengan berbagai pilihan lauk dan minuman segar.

7. Angkringan Wedangan Cah Bagoes: Konsep Coffeeshop dengan Harga Angkringan

Ingin suasana angkringan yang lebih modern? Angkringan Wedangan Cah Bagoes dengan rating 4.5 punya konsep unik yang menyerupai coffeeshop namun dengan harga angkringan. Menu andalannya adalah berbagai olahan mie, meski tetap menyediakan nasi sebagai pilihan. Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin mengerjakan tugas atau sekadar nongkrong santai dalam atmosfer yang sedikit berbeda.

8. Angkringan Podjok Malang: Tempat Nyaman Mahasiswa Nongkrong dan Nugas

Konsep modern angkringan ini membuatnya nyaman untuk menghabiskan waktu lama. Dengan rating 4.4, Angkringan Podjok didesain tertutup dan memiliki bangku-bangku yang nyaman, menjadikannya pilihan ideal saat hujan atau sekadar ingin tempat yang lebih privat. Tak heran jika banyak mahasiswa yang datang sambil mengerjakan tugas. Ragam sate-satean seperti telur puyuh, usus, ampela, tahu, dan tempe siap menemani waktu belajarmu.

9. Angkringan Dgunung: Si Terpopuler dengan Ribuan Ulasan

Jika bicara popularitas, Angkringan Dgunung di Perumahan Bulan Terang Utama Blok UJ Nomor 33, Kedungkandang, mungkin adalah jawabannya. Dengan rating 4.4 yang didukung oleh lebih dari 2000 ulasan, tempat ini benar-benar hits. Konsepnya yang menghadirkan suasana hangat di tengah hawa sejuk pegunungan sangat cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati kuliner khas Malang dengan atmosfer yang tepat.

Itulah sembilan angkringan terpopuler di Malang yang sudah teruji rating dan rasa. Setiap tempat punya karakter dan keunikan sendiri, dari yang lesehan di gang hingga yang berkonsep modern. Jadi, saat malam tiba dan udara Malang mulai dingin, kamu sudah tahu harus mencari kehangatan ke mana. Selamat menikmati petualangan kuliner malam di Kota Malang.

Postingan populer dari blog ini

20 Tempat Makan Babi di Malang, Surga Kuliner Non-Halal yang Wajib Dicoba

Kalau kamu berpikir keistimewaan kota ini cuma terletak pada hawa sejuk dan pemandangan alamnya, kita perlu mengobrol sebentar. Ada sisi lain yang sedang ramai dibicarakan oleh para foodies: dunia kuliner non-halal berbahan dasar babi.  Ya, Malang ternyata menyimpan surga tersembunyi dengan beragam olahan babi yang luar biasa, mulai dari hidangan tradisional NTT dan Bali, masakan Batak, hingga sajian Chinese food yang autentik. Bagi yang tidak memiliki batasan halal, menjelajahi kuliner babi di Malang ibarat melakukan perjalanan rasa lintas nusantara. Dari tekstur daging yang empuk, cita rasa gurih yang khas, hingga teknik masak yang beragam seperti panggang, bakar, tumis, hingga asap, semuanya menanti untuk dieksplor. Harganya pun relatif terjangkau, membuat petualangan kuliner ini semakin menarik. 20 Tempat Makan Babi di Malang, Surga Kuliner Non-Halal yang Wajib Dicoba 1. Warung Sejahtera Beralamat di Jalan Pisang Candi Barat No. 2, Warung Sejahtera adalah titik awal yang sempur...

Candi di Malang, Menelusuri Jejak Arsitektur Menawan dan Sejarah yang Tersembunyi

Pernah merasa penasaran dengan kisah apa yang tersimpan di balik batu-batu kuno? Kalau kamu berkunjung ke Malang, pesonanya tidak hanya terletak pada udara sejuk dan pemandangan alamnya.  Kota ini menyimpan harta karun sejarah yang bisikannya masih terdengar sampai sekarang: candi-candi dengan arsitektur menakjubkan.  Bagi kamu yang suka menjelajahi masa lalu dan mengagumi karya seni leluhur, mengunjungi candi-candi ini adalah pengalaman yang menyatukan edukasi dan ketenangan. Mari kita telusuri beberapa yang paling menawan. Candi di Malang: Menelusuri Jejak Arsitektur Menawan dan Sejarah yang Tersembunyi 1. Candi Singosari: Mahakarya Megah di Tengah Kesederhanaan Candi Singosari adalah salah satu ikon sejarah Malang yang paling mudah dijangkau. Dibangun pada abad ke-13 sebagai peninggalan Kerajaan Singhasari, candi ini adalah simbol kejayaan masa lalu yang masih kokoh berdiri. Begitu tiba di sana, matamu akan langsung tertuju pada ukiran batu yang halus dan penuh detail. Set...

Glamping di Malang, Nikmati Sensasi Menginap di Alam dan Seru River Tubing di Lembah Ledok Amprong

Bayangkan jika kabut pagi yang masih menyapu lembut hutan pinus, udara pegunungan yang segar dan dingin, serta gemericik sungai yang menjadi soundtrack alam Anda. Ini bukan mimpi, tapi pengalaman yang menanti di Lembah Bromo Ledok Amprong, Poncokusumo, Malang .  Destinasi yang satu ini menawarkan liburan keluarga yang jauh dari kebisingan, menggabungkan kenyamanan glamping dengan petualangan seru menyusuri sungai. Bagi banyak keluarga seperti keluarga Hendro, yang sengaja mencari ketenangan, tempat ini adalah jawaban. "Kami cari tempat yang tenang, tapi tetap ada aktivitas seru untuk anak-anak. Di sini lengkap," kata Hendro, menggambarkan alasan memilih Ledok Amprong sebagai pelarian akhir pekan mereka. Di sini, liburan bukan sekadar berpindah tempat, tapi tentang kembali menyatu dengan alam dan orang-orang terdekat. Glamping di Malang: Nikmati Sensasi Menginap di Alam dan Seru River Tubing di Lembah Ledok Amprong Surga Tenang di Kaki Bromo yang Cocok untuk Glamping Keluarga ...