5 Penampakan UFO di Malang, Kisah Misterius dari BETA UFO Indonesia yang Bikin Merinding
Bagaimana jika saya bertanya kepada Anda, pernahkah Anda memandang langit malam di Malang dan melihat sesuatu yang tidak bisa Anda jelaskan? Sebuah titik cahaya yang bergerak dengan pola aneh, atau sebuah bentuk yang sama sekali asing? Mungkin sebagian besar dari kita akan menggeleng.
Tapi, tahukah Anda bahwa ada sekelompok orang yang dengan serius mengumpulkan dan mendokumentasikan cerita-cerita semacam itu? Mereka adalah BETA UFO Indonesia, dan baru-baru ini mereka berbagi kisah tentang beberapa penampakan UFO di Malang yang tercatat dalam arsip mereka.
Komunitas ini mendapat kesempatan untuk menggelar sarasehan di Gramedia Kayutangan, Malang, pada suatu Minggu siang. Tema yang diangkat sangat menarik: penampakan UFO di kota Malang.
Dalam acara yang berlangsung dari pukul satu hingga tiga sore itu, Mohammad Reza Wardhana, sang Ketua BETA UFO, membeberkan bahwa fenomena semacam ini memang sangat menarik perhatian di akhir era 90-an.
Namun, dia juga memberikan peringatan di era modern ini. Sekarang, dengan segalanya serba mudah, kita harus lebih jeli. Banyak gambar dan berita penampakan UFO yang beredar bisa jadi adalah karya kecerdasan buatan atau konten 3D buatan, bukan peristiwa nyata.
Reza menyampaikan bahwa meski saksi-saksi di Malang dari era 70-an hingga awal 2000-an jarang sekali membawa bukti foto yang memadai, nilai kesaksian mereka tetap penting.
Jika kesaksian itu jujur, maka ceritanya akan tetap masuk akal, meskipun banyak hal di dalamnya yang sulit dijelaskan dengan logika biasa.
Salah seorang pengunjung bernama Bagus pun berharap acara seperti ini lebih sering diadakan, sebagai wadah bagi orang-orang yang pernah melihat sesuatu yang aneh di langit tapi bingung harus melapor ke mana.
Dari berbagai laporan yang masuk, setidaknya ada lima kisah penampakan UFO di Malang yang berhasil dihimpun oleh BETA UFO. Dari kelimanya, hanya dua yang memiliki dokumentasi foto. Mari kita simak kelima kisah ini satu per satu, dan Anda bisa menilai sendiri.
5 Penampakan UFO di Malang, Kisah Misterius dari BETA UFO Indonesia yang Bikin Merinding
1. Penampakan di arah Porong 1977
Bayangkan suasana pada tanggal 27 Juni 1977, pukul 18.15 WIB. Seorang ahli bernama Dr. Ir. Aryono Abdulkadir, bersama dua rekannya, Ir Rudianto Ramelan dan Ir. Ananda Soeyoso, sedang dalam perjalanan dari Surabaya menuju Malang.
Saat melewati daerah antara Gempol dan Porong, di sore hari itu, Dr. Aryono yang memang memiliki ketertarikan mengamati gejala langit, melihat sebuah benda. Awalnya, ia mengira itu adalah meteor.
Namun, benda langit itu tiba-tiba membelok tajam, hampir sembilan puluh derajat, menuju arah selatan. Gerakannya meninggalkan jejak yang terlihat oleh mata seperti bunga api.
Yang lebih aneh lagi, setelah itu benda tersebut bergerak sangat lambat secara horizontal, tanpa mengeluarkan suara apa pun. Dr. Aryono sendiri bukanlah orang sembarangan.
Ia adalah lulusan Insinyur Fisika Teknik dari ITB dan meraih gelar Doktor dalam Mechanical Engineering dari Kentucky University. Kesaksiannya memberikan bobot tersendiri pada peristiwa ini.
2. Dua Benda Diam, November 2009
Kisah ini dilaporkan oleh almarhum Qarrobin Djuti. Saat itu, ia sedang asyik menikmati pemandangan dan mengabadikan momen di sebuah gunung. Tiba-tiba, ia terkejut melihat dua buah titik di langit, berada di antara Gunung Welirang dan Gunung Arjuna.
Ia menggambarkan, dua benda itu seperti diam tenang di atas langit dan sama sekali tidak bergerak. Beruntung, kali ini ada bukti foto.
Dua objek itu berhasil diabadikan menggunakan telepon genggam Samsung M3510 dengan resolusi 1200x1600 piksel. Metadata foto menunjukkan waktu perekaman pada pukul 2:55:02 siang, hari Jumat, 27 November 2009.
3. Cahaya Biru dan obyek hitam, Malang 20 April 2008
Peristiwa ini terjadi di kawasan Perumahan Belimbing. Seorang saksi mata bernama Yoezar Iwan, bersama keluarganya, menyaksikan sebuah objek biru dan hitam terbang dengan gerakan yang sangat acak dan tak terduga.
Kejadiannya berlangsung singkat, hanya sekitar sepuluh detik, sehingga mereka tidak sempat mengabadikannya baik melalui foto maupun video. Yoezar mendeskripsikan objek tersebut berbentuk oval dengan cahaya berwarna biru di bagian bawahnya.
Gerakannya yang acak dan cepat meninggalkan kesan mendalam bagi mereka yang melihatnya.
4. Dikira Sinar Sirkus, Malang 1991
Kisah ini datang dari seorang warga Malang bernama Pri Soenoe, yang tinggal di Jalan Manunggal A-26 Komplek ABM, Lowokwaru. Ia menceritakan pengalaman adik sepupunya pada suatu malam. Sang adik berteriak memanggilnya, "Mas, ada piring terbang!" Namun, Pri Soenoe justru menyangkal.
Ia mengira itu hanyalah lampu dari pertunjukan sirkus yang sedang berlangsung di kota itu, dan ia sama sekali tidak percaya dengan cerita piring terbang.
Tapi adik sepupunya itu bersikeras dan kembali berteriak, "Lihat, Mas, itu ada yang muter-muter ada cahaya!" Keesokan harinya, keheranan Pri Soenoe berubah menjadi keterkejutan.
Sebuah harian pagi ternyata memuat berita tentang penampakan piring terbang di atas area sirkus pada malam sebelumnya. Pengakuan yang awalnya dianggap lelucon ternyata memiliki dasar yang nyata.
5. Piring terbang berputar-putar di atas rumah, 3 Januari 1994
Ini adalah sebuah kejadian langka yang terjadi di rumah milik Hari Kusbandi di Jalan Ijen Nomor 11A, Malang. Tanggalnya 3 Januari 1994. Saksi pertama adalah Heru, penjaga rumah tersebut. Ia mengaku melihat sebuah piring terbang dan dengan tegas menyatakan bahwa itu bukan lampu sirkus.
Alasannya, benda itu mengeluarkan asap dan memiliki beberapa buah "kaki", namun tidak memancarkan sinar seperti lampu biasa.
Heru kemudian memanggil Mak Yem, pembantu rumah itu, dan juga Evi, putri dari pemilik rumah. Evi memperkuat kesaksian dengan deskripsi yang lebih rinci. Menurutnya, benda terbang itu berbentuk bulat, terkadang terlihat membesar dan mengecil.
Benda itu terlihat terbang dan berputar-putar di atas pohon-pohon palem di sekitar rumah. Saksi lain, seorang karyawan bernama Andri, juga membenarkan kesaksian ketiga orang tersebut.
Ia menyebut benda itu berbentuk seperti bulan dan juga mengalami perubahan ukuran. Peristiwa ini terjadi pada malam pergantian tahun, sekitar pukul 19:30.
Apa yang Bisa Kita Ambil dari Semua Kisah Ini?
Lima kisah penampakan UFO di Malang ini, yang diceritakan kembali oleh BETA UFO Indonesia, membuka sebuah jendela kecil ke dalam dunia fenomena udara yang tidak teridentifikasi.
Mereka berasal dari rentang waktu yang panjang, dari tahun 1977 hingga 2009, dan melibatkan saksi dari berbagai latar belakang. Mulai dari seorang doktor teknik, penduduk lokal, hingga karyawan rumah tangga.
Apa yang menarik adalah konsistensi dalam ketidakpastiannya. Sangat sedikit bukti fisik yang konkret, namun kesaksian-kesaksian itu tetap hidup, dituturkan dari mulut ke mulut, dan akhirnya terekam oleh komunitas seperti BETA UFO.
Di era sekarang, di mana hoaks dan manipulasi digital merajalela, cerita-cerita lama ini justru mengingatkan kita untuk lebih kritis namun juga tetap terbuka. Mungkin tidak semua yang aneh di langit adalah pesawat alien, tetapi juga tidak semua yang tidak kita mengerti bisa serta-merta kita dustakan.
Jadi, lain kali ketika Anda menengadah ke langit Malang yang cerah atau gelap, siapa tahu mungkin Anda akan menjadi saksi berikutnya dalam daftar panjang penampakan UFO di Malang.
Atau, setidaknya, Anda akan memiliki cerita menarik untuk dibagikan tentang kota yang ternyata menyimpan lebih dari sekadar hawa sejuk dan pemandangan indah.
